Makassar, Respublica— Puskesmas Barombong menggelar kegiatan edukasi kesehatan perempuan melalui deteksi dini dan pencegahan kanker leher rahim atau kanker serviks. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Puskesmas Barombong, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan pap smear. Para peserta tampak antusias mengikuti pemeriksaan sekaligus mendapatkan informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi perempuan.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Barombong menghadirkan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) dari RS Siloam sebagai narasumber. Materi yang diberikan mencakup upaya pencegahan kanker serviks, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, serta manfaat deteksi dini secara berkala.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Pemeriksaan secara berkala dinilai penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Puskesmas Barombong mengingatkan bahwa kanker leher rahim dapat dicegah dan dideteksi lebih awal. Karena itu, masyarakat, khususnya perempuan, diimbau tidak menunggu munculnya keluhan untuk mulai memperhatikan kesehatan reproduksi.
“Jangan tunggu sampai terlambat. Mari sayangi diri dan keluarga dengan langkah preventif yang tepat,” pesan Puskesmas Barombong.
Selain pemeriksaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh informasi langsung dari tenaga medis mengenai kesehatan perempuan. Peserta dapat memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan serta pentingnya pemeriksaan secara rutin.
Puskesmas Barombong menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut serta narasumber dari RS Siloam yang turut memberikan edukasi.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan semata, tetapi juga mampu mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini dan menerapkan pola hidup yang mendukung kesehatan reproduksi.
Dengan edukasi dan deteksi dini yang dilakukan secara berkelanjutan, perempuan diharapkan semakin memiliki kesadaran untuk peduli dan melindungi dirinya dari risiko kanker leher rahim.
Comment