Makassar, Respublica— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar kembali menggelar Jelajah Sampah 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat lebih aktif memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tallo pada 20 Juli 2026. Selain mengajak masyarakat melakukan aksi bersih lingkungan, kegiatan ini menjadi momentum peluncuran Gerakan 10.000 Galon Tumpuk, sebuah inovasi pengelolaan sampah organik yang dapat dilakukan langsung dari rumah.

Dalam aksi bersih lingkungan tersebut, sebanyak 116,8 kilogram sampah berhasil dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah yang terkumpul terdiri atas 26,4 kilogram sampah organik, 70,5 kilogram sampah anorganik, dan 19,9 kilogram residu.
Pemilahan tersebut menunjukkan bahwa sebagian sampah yang dihasilkan masyarakat masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi kompos sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.
Melalui Gerakan 10.000 Galon Tumpuk, DLH Makassar mendorong masyarakat mengolah sampah organik menggunakan metode sederhana dengan memanfaatkan galon sebagai media pengomposan.
Program ini sekaligus memperkuat pesan agar pengelolaan sampah dimulai dari rumah. Masyarakat tidak hanya didorong membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga memilah dan mengolah sampah sesuai jenisnya sebelum diserahkan untuk proses pengangkutan.
Jelajah Sampah 2026 juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat melalui praktik langsung dan kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.
DLH Makassar mengajak masyarakat untuk terus menerapkan kebiasaan memilah dan mengolah sampah dari rumah. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dinilai dapat memberikan dampak lebih besar terhadap kebersihan lingkungan kota.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama bahwa pengurangan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak dari sumbernya.
Dengan semangat #MulaiDariRumah, DLH Makassar mendorong masyarakat menjadikan pemilahan dan pengolahan sampah sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Comment