Puskesmas Bira Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pelaksanaan Imunisasi

Makassar, Respublica— Puskesmas Bira menggelar kegiatan pemberdayaan kader posyandu dalam penyelenggaraan imunisasi pada 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta peran aktif kader dalam mendukung keberhasilan program imunisasi di tengah masyarakat.

Pemberdayaan kader menjadi bagian penting dalam pelaksanaan imunisasi karena kader posyandu memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Selain membantu pelayanan di posyandu, kader juga berperan dalam memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi bagi anak.

ads

Melalui kegiatan tersebut, kader dibekali pemahaman mengenai peran mereka dalam mendukung edukasi masyarakat, pelaksanaan pelayanan vaksinasi, hingga surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

Salah satu tugas penting kader adalah melakukan pendataan sasaran imunisasi. Kader membantu mendata bayi, anak di bawah dua tahun (baduta), serta anak usia sekolah yang menjadi sasaran program imunisasi.

Data tersebut diperlukan untuk memastikan anak-anak yang menjadi target mendapatkan pelayanan imunisasi sesuai jadwal dan tidak ada sasaran yang terlewat.

Selain pendataan, kader juga berperan sebagai penggerak masyarakat. Mereka diharapkan aktif mengajak dan mengingatkan para orang tua agar membawa anak ke posyandu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi.

Kader posyandu juga memiliki peran sebagai edukator kesehatan di lingkungan masyarakat. Mereka diharapkan mampu memberikan informasi yang benar mengenai manfaat imunisasi sekaligus membantu meluruskan kabar bohong atau mitos yang dapat menimbulkan keraguan masyarakat terhadap vaksin.

Dengan pemahaman yang memadai, kader diharapkan dapat menjadi sumber informasi awal bagi orang tua sebelum mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.

Dalam penyelenggaraan layanan, kader juga membantu menyiapkan tempat, melakukan pendaftaran, serta mengatur alur dan antrean warga. Dukungan tersebut diperlukan agar pelayanan imunisasi di posyandu dapat berlangsung tertib dan efektif.

Peran kader tidak berhenti pada pelaksanaan pelayanan imunisasi. Mereka juga dilibatkan dalam pengawasan atau surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

Kader diharapkan mampu membantu mendeteksi secara dini adanya indikasi penyakit di lingkungan masyarakat dan menyampaikannya kepada petugas kesehatan untuk ditindaklanjuti.

Melalui penguatan kapasitas tersebut, Puskesmas Bira mendorong kader posyandu agar tidak hanya menjadi pelaksana teknis di lapangan, tetapi juga menjadi penggerak masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya imunisasi.

Keterlibatan aktif kader diharapkan dapat memperkuat jangkauan pelayanan kesehatan sekaligus mendukung upaya perlindungan anak dari berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.

Comment