Ismail Dorong Solusi Air Bersih saat Reses di Tallo, Siapkan Sumur Bor

Makassar, Respublica— Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Golkar, H. Ismail, menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026 di Jalan Sultan Abdullah III, RW 05/RT 04, Kelurahan Tallo, Sabtu (23/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, terutama terkait kebutuhan air bersih yang hingga kini dinilai belum maksimal dirasakan masyarakat di wilayah pesisir Kelurahan Tallo.

ads

Lurah Tallo, dalam sambutannya, menegaskan bahwa persoalan air bersih menjadi kebutuhan mendesak yang perlu segera ditangani pemerintah.

“Masih ada warga yang harus mendorong gerobak air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berharap dengan bantuan anggota dewan, percepatan pembangunan sumur bor maupun jaringan PDAM bisa segera terwujud,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ismail mengatakan pihaknya terus mendorong solusi penyediaan air bersih bagi masyarakat pesisir Tallo, termasuk berkoordinasi dengan direksi baru PDAM Kota Makassar.

“Wilayah pesisir memang menjadi perhatian utama kami. Setelah direksi baru PDAM masuk, bulan depan kami akan duduk bersama untuk membahas kemungkinan distribusi air bersih ke kawasan pesisir Kota Makassar,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program pengeboran sumur sebenarnya telah disiapkan melalui Dinas Pekerjaan Umum. Namun, pelaksanaannya sempat terkendala karena adanya sebagian warga yang tidak setuju.

“Kalau memang semua warga RW 05 sepakat, kita lanjutkan. Titiknya sudah ada dan anggarannya juga sudah siap untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Menurut Ismail, perjuangannya untuk Kelurahan Tallo sejak awal masa jabatan memang lebih difokuskan pada persoalan air bersih karena kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak.

“Untuk Tallo, perjuangan saya dari tahun pertama memang fokus pada air bersih karena sampai sekarang belum maksimal. Makanya kita dorong pengeboran sumur sambil menunggu pengembangan jaringan PDAM,” tambahnya.

Selain air bersih, warga juga menyampaikan persoalan drainase di sejumlah titik yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Menanggapi hal itu, Ismail meminta pihak kelurahan untuk kembali mendata usulan drainase yang pernah diajukan warga melalui musrenbang namun belum terealisasi.

“Saya titip ke Pak Lurah, kalau ada usulan musrenbang tahun 2021 sampai 2025 yang belum dilaksanakan, tolong diberikan kepada saya sebagai bahan rekomendasi agar bisa diperjuangkan kembali dan disampaikan dalam reses,” tutupnya.

Comment