Makassar, Respublica— Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Anwar Faruq menggelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan IV bersama Pemerintah Kecamatan Rappocini di Hotel Grand Asia, Rabu (8/7/2026).
Dalam sambutannya, Ketua PKS Sulsel itu menekankan pentingnya sinergi antara anggota legislatif di tingkat kota, provinsi, hingga pusat agar aspirasi masyarakat dapat lebih mudah diperjuangkan.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga legislatif telah terbukti mempercepat realisasi sejumlah program pembangunan di Kota Makassar.
“Kalau ada sinergi antara legislator kota, provinsi, dan DPR RI, maka aspirasi masyarakat akan lebih mudah diperjuangkan. Sudah ada beberapa program dari kami yang sekarang sudah mulai dikerjakan karena adanya kolaborasi tersebut,” ujarnya.
Anwar mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menawarkan program pelatihan digital marketing sebagai upaya meningkatkan keterampilan pelaku usaha di tingkat kelurahan.
Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara digital menjadi bekal penting agar UMKM mampu berkembang dan bersaing.
Pada kesempatan itu, Anwar juga mengingatkan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan.
Ia menjelaskan, dari sisi legislasi, DPRD telah menghasilkan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Daerah tentang Rumah Kos.
Sementara dalam fungsi penganggaran, DPRD memastikan alokasi anggaran daerah ditempatkan pada organisasi perangkat daerah sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satu porsi terbesar, kata dia, dialokasikan kepada Dinas Pekerjaan Umum karena menangani pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.
Adapun melalui fungsi pengawasan, DPRD secara rutin memantau pelaksanaan program pemerintah daerah, termasuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.
Anwar mengaku aktif melaporkan berbagai persoalan infrastruktur kepada organisasi perangkat daerah terkait, mulai dari lampu penerangan jalan yang padam hingga jalan berlubang.
“Setiap kali saya melihat lampu jalan mati, saya foto lalu kirim ke kepala dinas. Alhamdulillah hampir semua laporan yang saya sampaikan langsung ditindaklanjuti,” katanya.
Ia juga mencontohkan kerusakan jalan di kawasan Toddopuli, tepatnya di sekitar Grand Toserba, yang kini telah diperbaiki setelah dikoordinasikan dengan dinas terkait.
“Memang masih ada beberapa titik yang belum selesai. Itu menjadi tugas saya untuk terus menindaklanjuti. Itulah fungsi pengawasan yang dijalankan DPRD,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Lurah Kassi-Kassi turut memaparkan kondisi pengelolaan sampah di wilayahnya. Ia mengingatkan pentingnya edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat.
“Kalau tidak dimulai dari hari ini, nanti RT dan RW yang akan kewalahan. Karena itu masyarakat harus mulai memilah sampah dari rumah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di Kelurahan Kassi-Kassi saat ini telah terdapat enam bank sampah yang aktif. Selain itu, sekitar sepuluh kelompok urban farming juga telah terbentuk dan hampir seluruh RW memiliki kegiatan serupa, meski pengelolaannya masih perlu ditingkatkan.
Sementara itu, Camat Rappocini memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan pemerintah kecamatan sepanjang tahun 2026. Program tersebut difokuskan untuk memperkuat pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kecamatan Rappocini akan menjalankan lima program utama, yakni Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota, Program Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan, Program Koordinasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta Program Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, sejumlah kegiatan telah disiapkan pada tahun anggaran 2026. Di antaranya penyaluran Dana Kelurahan yang akan dilaksanakan di 11 kelurahan, rehabilitasi Kantor Lurah Bonto Makkio (Boma) dan Mappala, pengadaan 11 unit motor pengangkut sampah, pengadaan peralatan kantor berupa laptop, smart TV, dan printer, pengadaan mebel kantor, serta pemeliharaan gedung Kantor Camat Rappocini.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kecamatan Rappocini berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Comment